food photographer jakarta

Food Photography with Smartphone

Belajar foto itu bisa kapan saja dan di mana saja, termasuk dengan kamera DSLR, Mirrorless atau pun dengan Smartphone. Sekarang ini fotografi dengan smartphone mulai banyak diminati masyarakat luas, alasan utamanya karena praktis, mudah dibawa dan harga yang lebih terjangkau.

Seiring dengan kemajuan teknologi, perkembangan kamera smartphone selalu meningkat sehingga foto yang dihasilkan sudah sangat baik dan jauh dibandingkan dahulu. Minat masyarakat terhadap food photography pun mulai meningkat. Terbukti dari banyaknya postingan di Facebook/Instagram yang mengabadikan makanannya sebelum di santap.

accor event 2020
Accor Live Limitless 2020 Jakarta Event

Minggu 16 Februari 2020 lalu, saya mendapatkan kesempatan untuk menjadi pembicara dalam event All (Accor Live Limitless) di Atrium Mall Senayan City Jakarta dengan tema Food Photography With Smartphone.

Senang rasanya ketika saya dipercaya untuk menjadinarasumber di event ini. Sebenarnya, saya bukanlah sang ahli dalam Food Photography ataupun Food Photographer. Namun saya adalah satu dari sekian banyak orang yang suka memotret khususnya makanan. Dan menurut saya memfoto makanan dengan kamera smartphone sudah menjadi kebiasaan banyak orang sekarang ini.

Dan pada artikel kali ini, saya juga mau berbagi cerita kepada kalian semua tentang Food Photography with Smartphone di acara All 2020 (Accor Live Limitless). Yuk simak terus!

food blogger asia
food photography with smartphone
Trik Apa Saja yang Dipakai untuk Memfoto Makanan?

Sebelum kita memfoto makanan baiknya kita harus tahu terlebih dahulu makanan apa yang akan kita foto dan bagaimana bentuknya. Disitu kita bisa menerka bagaimana angle yang akan kita pilih dan properti apa saja yang kita butuhkan untuk menambah nilai estetika.

food blogger indonesia

Simpelnya memfoto makanan itu Hanya membutuhkan 3 angle foto yaitu Eye level, 45 Degree dan Top angle. Nah angle-angle tersebut kita butuhkan berdasarkan makanan apa yang akan kita foto, contohnya burger itu lebih baik menggunakan Eye level karena burger memiliki struktur yang tinggi sehingga akan lebih terlihat jelas setiap lapisannya.

45 Degree adalah angle yang paling banyak dipakai untuk memotret makanan secara detil dan paling mudah. Dan menurut saya hampir semua tipe makanan bisa difoto dengan angle ini mulai dari appetizer, main course hingga dessert.

Top angle adalah sudut untuk memotret makanan yang bentuknya flat atau datar, dengan angle ini juga kita bisa memfoto makanan dengan jumlah objek yang banyak dan tersebar. Biasanya dengan objek makanan seperti pizza, atau makanan yang menggunakan properti piring lebar.

Dalam Foto makanan saya lebih suka dengan bantuan cahaya matahari agar hasilnya lebih natural atau alami. Untuk praktek makanan dengan hasil yang menarik kita harus mengetahui timing waktu yang pas. 

Menurut saya waktu yang tepat biasanya antara jam 9 pagi sampai jam 3 sore. Penting juga untuk mengetahui posisi datangnya cahaya agar tidak terjadi backlight. Jika dirasa tidak memungkinkan untuk mendapat cahaya matahari sebaiknya pilih tempat yang terang seperti di bawah cahaya lampu.

videographer jakarta
Apakah Penting Fotografi Makanan dalam Bisnis F&B?

Pada event kemarin saat MC bertanya kepada saya seberapa penting foto makanan untuk sebuah bisnis restoran? Dan jawaban saya adalah penting. Dalam dunia Food Photography, tampilan makanan adalah hal pertama yang akan dinilai oleh calon pembeli. Makanya, Food Photography pasti mempengaruhi nilai dari hidangan yang kamu foto loh. Jika secara visual makanan tersebut sudah menarik, maka orang yang melihat pun pasti tergiur kan?

social media handling jakarta

Jadi, kurang lebih seperti itulah hal-hal yang saya bagikan pada Sharing Session kemarin. Pada intinya memfoto dengan kamera DSLR, mirrorless ataupun Smartphone kurang lebih tidak jauh berbeda. Bedanya terletak pada tool-nya saja tapi untuk proses keseluruhannya sama kok 🙂

food photography jakarta

Sebelumnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada All (Accor Live Limitless) yang telah memberikan kesempatan ini kepada saya.

Dan pada akhir tulisan ini saya ingin mengucapkan terima kasih juga telah berkunjung ke blog kami. Mohon maaf bila ada kesalahan kata atau penulisan. Sampai jumpa pada petualangan kami berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.