Vietopia

Vietnam dengan kulinernya yang unik karena pengaruh budaya China dan Perancis membuat saya penasaran ingin mencoba kuliner khas negara tersebut. Tidak banyak restoran khas Vietnam yang ada di Jakarta, namun di bilangan Menteng hadir restoran khas Vietnam yang menyajikan hidangan dari negara berbendera satu bintang tersebut. Dengan berbekal rasa penasaran akhirnya saya memutuskan untuk melakukan petualangan rasa di restoran Vietopia, yuk simak ulasannya sobat jajan.
Disambut oleh pintu berwarna merah yang terlihat kontras dari kejauhan.
Didirikan di atas bangunan  di sebuah ruko lama.
Kalau hendak berkunjung ke sini sobat jajan bisa menuju ke Jalan Cikini Raya yang merupakan jalur satu arah. Patokan setelah patung tani lurus ke Jalan Cikini Raya lalu ada Kantor Pos Menteng di sebelah kiri dan pertokoan Menteng Huis di sebelah kanan. Vietopia sendiri terletak di ruko-ruko setelah kantor pos tersebut.
Vietopia diapit oleh jejeran ruko-ruko di seberang Menteng Huis Jakarta Pusat. 
Sekarang kita masuk ke dalam restorannya, setelah masuk mungkin kata pertama yang akan kalian ucapkan adalah “simple”, ya restoran ini memang terkesan sederhana namun tetap memiliki daya tarik tersendiri.
Interior khas Vietnam  turut mewarnai bagian dalam restoran.
Salah satu hiasan dinding yang terpajang di salah satu tembok restoran.
Dominasi warna broken white memenuhi interior ruangan.
Tidak banyak ornamentasi yang menghiasi interiornya, namun dengan dominasi warna putih atau broken white membuat ruangan ini menjadi terasa luas.
Penataan ruang yang sederhana namun tetap apik.
“Ao Dai/ busana nasional Vietnam” Turut menghiasi dinding restoran di Vietopia.
Ada juga nuansa tempo dulu yang terasa begitu kuat pada bangunannya yang tercermin pada lantainya yang vintage. Hal ini membuat seluruh bagian interiornya menyatu dengan serasi.
Kesan hangat dan nuansa tempo dulu terasa begitu kuat.
 
Meskipun kesan tempo dulu mendominasi namun bukan berarti restoran ini diperuntukkan bagi kalangan non-remaja saja. Terbukti dari mayoritas pengunjung yang datang merupakan generasi muda bahkan ada juga keluarga yang sedang bersantap di sini bersama anak-anaknya.
 
Keluarga kamu akan setuju jika bersantap bersama di tempat ini.
Nah sobat jajan itu tadi sekilas tentang suasana restorannya, lalu bagaimana dengan makanannya? Yuk simak petualangan rasa berikut ini.
1. GOI TOM HAP DU DU
Ini adalah salad orang Vietnam. Bahan utamanya adalah pepaya muda dan udang. Untuk pelengkapnya ada paprika, wortel, bawang bombay, daun ketumbar serta kacang yang sudah disangrai.
Salad versi orang Vietnam.
Rasa dari salad pepaya muda ini mirip sekali dengan asinan buah di Indonesia. Pepayanya terasa crunchy karena dipilih yang masih muda. Sayurannya juga segar dan udangnnya terasa manis di mulut.
Porsinya cukup untuk dua sampai tiga orang.
Goi Tom Hap Du Du/ Salad Pepaya Muda (Rp. 36K).
2. BANH CUON
Banh Cuon adalah lumpia khas Vietnam atau yang sering dikenal sebagai spring roll. Kulitnya lembut dan isiannya yang berupa daging ayam cincang dan jamur membuat hidangan ini terasa sayang bila dilewatkan. Salah satu hidangan yang merupakan ciri khas Vietnam.
Sobat jajan jangan sampai melewatkan spring roll yang satu ini.

Cara makan spring rollnya dengan mencelupkannya ke dalam saus khas Vietnam yang rasanya manis, asam dan tidak begitu pedas. Rasa saus ini mirip dengan saus asam manis dari Thailand.

Banh Cuon (Rp. 36K)
Dari kedua menu ini rasanya tidak lengkap jika tidak mencoba menu main course-nya.

3. PHO BO 
Pho adalah mie kuah dari Vietnam yang merupakan main course di sini. Kuahnya bening namun memiliki citarasa tersendiri saat masuk ke dalam mulut. Segar dan aromatik adalah dua kata yang cocok untuk menggambarkan rasa kuahnya.

Pho Bo yang saya pesan ini ukurannya reguler tapi cukup untuk 2 orang.
Daging sapi selalu menjadi bagian dari Pho yang lezat ini.
Mienya lembut, kuahnya segar dan daginnya cocok sekali berpadu dengan Pho-nya. Sebagai pelengkap restoran akan memberikan condiment berupa cilantro, tauge serta irisan cabe hijau dan kaffir lime secara terpisah.
Semangkuk Pho hangat ini pas banget buat memanjakan lidah kita, tertarik untuk mencoba?
Sobat jajan belum lengkap rasanya jika ke restoran Vietnam tidak mencicipi Pho. Dan saya merekomendasikan mie kuah ini.
Pho Bo/ Beef  Soup Noodle (Rp. 65K).

4. AVOCADO FLOAT 

Yang membedakan minuman ini dengan jus alpukat pada umumnya adalah terdapatnya ice cream vanilla di atasnya dan teksturnya lembut serta rasanya tidak terlalu manis.

Avocado Float (Rp. 25K).

5. CA PE DEN NONG

Ini adalah pertama kali saya mencicipi kopi khas Vietnam. Sebagaimana budaya Vietnam yang minum kopi pada jam tertentu seperti halnya budaya minum teh di Inggris maka saya pun tertarik untuk mencobanya di sini.
Penyajian kopi di Vietopia yang terdiri dari secangkir kopi, gula serta alat penyaring kopi sederhana.

Untuk rasanya kopi Vietnam berbeda dengan kopi-kopi Nusantara. Kopi Vietnam memiliki citarasa yang earthy, dark dengan note coklat di body-nya namun tingkat keasamannya rendah.

Ca Pe Den Nong / Kopi hitam a la Vietnam (Rp. 35K).
Nah sobat jajan itu tadi petualanan saya di restoran Vietopia. Dari semua hidangan yang saya coba saya merasa puas terutama untuk Pho dan Spring Roll-nya. Jangan ragu untuk datang ke Vietopia kalau kamu penasaran dengan rasanya. Selamat berpetualang sobat jajan!
Follow Jajan Beken untuk info paling update

INSTAGRAM | TWITTER | GOOGLE+

______________________________________________________

RATING
Ambience : Good
Taste : Good
Service : Good

FACILITIES
Wifi : Yes
Plug : Yes
Dine in : Yes
Outdoor : Yes
Delivery : No

CONTACT
Address : Jl. Cikini Raya No.33 Menteng, Jakarta Pusat
Phone : 021-3915893
Twitter : @vietopia_resto
Facebook : Vietopia
INFORMATION
Open hour : 11.30 AM – 10 PM
Price range : Food (Rp. 28-69K) Drink (Rp. 9-36K)
Tax : 10%, Service : 5.5%
Payment method : Cash, Debit, Visa
MAP

6 pemikiran pada “Vietopia

Tinggalkan Balasan